Pedih perih
rintih sedih
mataku pedih
hatiku perih
aku merintih
mengusir sedih...
karena
ikan koi
di kolam
mati
pohon mangga
di depan rumah
ditebang sudah...
Selasa, 28 Juli 2009
Selasa, 14 April 2009
Butterfly
Kupu-kupuku
kupu-kupumu
aku kupu-kupumu
kupu-kupukukah kau?
Kau kupu-kupu, kau pukau aku
aku kupu-kupu, terpukau aku kah kau?
Kupu-kupumu
kupu-kupuku
kau bukan kupu-kupuku
kupu-kupumukah aku?
Aku kupu-kupu, kupukau kau
Kau kupu-kupu, terpukau aku ke kamu...
kupu-kupumu
aku kupu-kupumu
kupu-kupukukah kau?
Kau kupu-kupu, kau pukau aku
aku kupu-kupu, terpukau aku kah kau?
Kupu-kupumu
kupu-kupuku
kau bukan kupu-kupuku
kupu-kupumukah aku?
Aku kupu-kupu, kupukau kau
Kau kupu-kupu, terpukau aku ke kamu...
Jumat, 15 Agustus 2008
Pulang
Bila hari telah rembang petang
ku kan pulang
tuk berpaling wajah setelah bertualang
laksana binatang jalang
ku kan pulang
tuk berpaling wajah setelah bertualang
laksana binatang jalang
Selasa, 20 Mei 2008
Balada Seekor Cicak
Seekor cicak mengendap-endap
merayap di dinding
terarah matanya pada serangga
yang beterbangan di sekitar lampu nyala
Ia menanti saat yang tepat
untuk menjawab jeritan perutnya
yang meminta dipenuhi segera
"HAP!"
Seekor nyamuk mengisi perutnya
Terdengar derap langkah mendekat
maka cicak pun berlari
sembunyi di sudut pintu
dan ...
"KREEESSS!"
Begitu pintu ditutup
gepeng tergencetlah si cicak
tanpa sempat merintih
merayap di dinding
terarah matanya pada serangga
yang beterbangan di sekitar lampu nyala
Ia menanti saat yang tepat
untuk menjawab jeritan perutnya
yang meminta dipenuhi segera
"HAP!"
Seekor nyamuk mengisi perutnya
Terdengar derap langkah mendekat
maka cicak pun berlari
sembunyi di sudut pintu
dan ...
"KREEESSS!"
Begitu pintu ditutup
gepeng tergencetlah si cicak
tanpa sempat merintih
Minggu, 18 Mei 2008
Benih III
Kugenggam sebuah asa
kutabur, kutabur sehari ini terasa
menyenangkan sungguh serasa
andai seperti ini biasa
Hai, langit biru
mari bercumbu
mencipta setangkup rindu
mendaras kidung perayu
hingga nanti surya berlalu
diiring angin senja mendayu
kutabur, kutabur sehari ini terasa
menyenangkan sungguh serasa
andai seperti ini biasa
Hai, langit biru
mari bercumbu
mencipta setangkup rindu
mendaras kidung perayu
hingga nanti surya berlalu
diiring angin senja mendayu
Benih II
Fajar 'lah datang membawa segenggam harap
dalam senyuman hangatnya yang melindap
bergetar sukmaku manakala kami bersitatap
membawa irama hidup baru nan berderap
Hai, matahariku
apa kabarmu?
Setelah semalam istirahatmu
akankah kau siap kembali berjalan bersamaku?
dalam senyuman hangatnya yang melindap
bergetar sukmaku manakala kami bersitatap
membawa irama hidup baru nan berderap
Hai, matahariku
apa kabarmu?
Setelah semalam istirahatmu
akankah kau siap kembali berjalan bersamaku?
Langganan:
Komentar (Atom)
